Radiasi Ponsel Mudah mengenai Anak anak

27 Apr 2010

Ponsel dikalangan masyarakat sekarang ini mungkin sudah tidak asing lagi,semakin hari semakin bertambah dan semakin banyak Seri ponsel keluaran terbaru,dan akibat banyaknya ponsel keluaran baru,Harga ponsel lama pun langsung turun.

Dengan banyaknya harga ponsel murah yang beredar dipasaran,rupanya menjadi kesempatan bagi kalangan tingkat menegah ke bawah guna memiliki ponsel guna dimanfaatkan sesuai kebutuhan.Tak sedikit yang saya liat,Di satu keluarga,semua anggota keluarganya memiliki ponsel,,Bahkan anak yang masih duduk di bangku TK pun sudah di bekali ponsel.

Namun hati hati !!!! anak-anak sebaiknya tidak menggunakan ponsel. Anak-anak, menurut Profesor Challis, ahli fisika dan pakar efek radiasi, bukanlah orang dewasa berukuran kecil dan sebaiknya tidak diberikan ponsel hingga paling tidak berusia 12 tahun.

Selain itu, terang mantan ketua Mobile Telecommunications and Health Research programme (MTHR) ini, remaja juga sebaiknya hanya menggunakan ponsel mereka untuk mengirim pesan, bukan untuk bertelepon.

Meskipun belum ada bukti yang menunjukkan bahwa anak-anak lebih sensitif terhadap radiasi ponsel dibandingkan orang dewasa, terang Challis, kemungkinan risiko tersebut tidak bisa dikesampingkan.

“Menurut saya larangan ini masuk akal karena sistem kekebalan tubuh anak sedang berkembang dan kita tahu bahwa anak-anak lebih sensitif terhadap hal-hal lain, seperti sinar ultra violet,” tutur Challis,

Anjuran pembatasan penggunaan ponsel pada anak ini dilaporkan setelah MTHR meluncurkan studi berdurasi 30 tahun. Studi ini akan melacak penggunaan ponsel dan kesehatan 250.000 warga Eropa, termasuk 100.000 warga Inggris.

Untuk menentukan apakah ponsel memicu atau memperburuk kanker, termasuk kanker telinga, kulit dan otak, peneliti akan membandingkan data mengenai jumlah dan durasi panggilan dengan rekam data kesehatan partisipan

Studi ini juga akan melihat apakah ponsel meningkatkan risiko penyakit neurologis seperti kepikunan, parkinson dan multiple sclerosis. Selain itu, studi ini juga melihat hubungan ponsel dengan stroke, penyakit jantung dan kondisi yang tidak terlalu serius seperti sakit kepala dan gangguan tidur.

Sebelumnya, belum ada studi yang berlangsung dengan durasi selama ini dan melihat penyakit yang begitu luas. Hasil pertama akan tersedia dalam lima tahun mendatang. Selain itu, ini merupakan kali pertama perusahaan ponsel secara langsung menyediakan data mengenai frekuensi dan durasi panggilan.

Studi-studi sebelumnya hanya bergantung pada ingatan pengguna mengenai frekuensi dan durasi panggilan mereka. Hal ini bisa menghasilkan data yang tidak valid.

Peneliti dari Imperial College London menyatakan bahwa hasil studi mereka sampai saat ini sudah meyakinkan. Tapi karena perkembangan kanker memerlukan waktu bertahun-tahun dan banyak orang yang baru memiliki ponsel selama 10 tahun terakhir, hubungan ponsel dan kanker masih belum bisa disimpulkan secara pasti


TAGS ponsel murah harga ponsel Harga ponsel murah


-

Author

Follow Me